Info Nagan Raya
Korban Kebakaran di Tadu Raya Mendapat Bantuan Masa Panik dari Pemerintah
Suka Makmue - Korban kebakaran di Desa Babah Rot, Kecamatan Tadu Raya, Kabupaten Nagan Raya mendapat bantuan masa panik dari Pemerintah setempat.
Bantuan yang diserahkan langsung oleh PJ Bupati Nagan Raya Dr. Iskandar itu diterima dengan baik oleh kadri warga setempat yang menjadi korban kebakaran tersebut.
Dalam kesempatan itu, Kadri mengucapkan terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diterima dari Pemerintah Kabupaten Nagan Raya.
“Terima kasih atas kunjungan Bapak Pj Bupati beserta rombongan, bantuan ini dapat membantu kami dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ujarnya singkat.
Sementara itu, PJ Bupati Nagan Raya Dr. Iskandar dalam kunjungan dan pemberian bantuan masa panik tersebut menyampaikan bahwa hal ini dilakukan untuk memberikan dukungan moral kepada warga yang tertimpa musibah.
“Ini bentuk kepedulian kami dari pemkab dan bentuk dukungan moral.Semoga pemberian bantuan masa panik kepada keluarga yang tertimpa musibah ini dapat bermanfaat dan meringankan beban keluarga,” kata Dr Iskandar.
Adapun bantuan yang diserahkan oleh Pemkab Nagan Raya diantaranya, sembako, pakaian, family kit, makanan anak, bantuan alat dapur, makanan siap saji dan tenda gulung.
Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Kabupaten Nagan Raya, T. Jonh Merly Betra, menyampaikan bahwa kebakaran yang menimpa rumah Kadri, warga Gampong Babah Rot, Kecamatan Tadu Raya terjadi pada Senin, (21/10/2024).
“Kebakaran diduga disebabkan oleh korsleting listrik. Saat kejadian, saudara Kadri sedang bekerja sambil mengantar anaknya ke sekolah, sedangkan istrinya sedang berada di rumah orang tua karena sakit,” jelas John Merly.
Ia menambahkan bahwa warga sekitar yang melihat kobaran api berusaha melakukan pemadaman dengan alat seadanya, namun api dengan cepat melalap habis seluruh bangunan rumah.
Dalam kunjungan ini, Pj Bupati Iskandar turut didampingi oleh Kepala Dinas Sosial, Camat Tadu Raya, para pejabat terkait dari Dinas Sosial, Penyuluh Sosial, Taruna Siaga Bencana (Tagana), Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) dan Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH).(**)